ASKEP TETRALOGI FALLOT PADA ANAK PDF

Kami berharap bahwa Anda menikmati presentasi ini. Untuk men-download , silahkan rekomendasi presentasi ini kepada teman-teman Anda dalam jaringan sosial. Tombol yang haris diklik terletak di bawah posting ini. Terima kasih. Diterbitkan oleh Yanti Yenny Hermanto Telah diubah "4 tahun yang lalu. After traveling to the lung, large thrombi can lodge at the bifurcation of the main pulmonary artery or the lobar branches and cause hemodynamic compromise.

Author:Faujin Fenrishakar
Country:France
Language:English (Spanish)
Genre:Sex
Published (Last):11 September 2008
Pages:149
PDF File Size:3.40 Mb
ePub File Size:9.14 Mb
ISBN:590-4-59211-166-7
Downloads:33329
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nimuro



September August RSS Feed. Penyakit Tetralogy Fallot Pengertian Patofisiologi Patofisiologi Anemia Tetralogi fallot merupakan penyakit jantung bawaan yang paling sering ditemukan yang ditandai dengan sianosis sentral akibat adanya pirau kanan ke kiri. Pengertian Tetralogi fallot TF adalah kelainan jantung dengan gangguan sianosis yang ditandai dengan kombinasi 4 hal yang abnormal meliputi defek septum ventrikel, stenosis pulmonal, overriding aorta, dan hipertrofi ventrikel kanan.

Komponen yang paling penting dalam menentukan derajat beratnya penyakit adalah stenosis pulmonal dari sangat ringan sampai berat. Stenosis pulmonal bersifat progresif, makin lama makin berat. Etiologi Pada sebagian besar kasus, penyebab penyakit jantung bawaa tidak diketahui secara pasti. Diduga karena adanya faktor endogen dan eksogen. Faktor —faktor tersebut antara lain: 1. Anak yang lahir sebelumnya menderita penyakit jantung bawaan c.

Adanya penyakit tertentu dalam keluarga seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung atau kelainan bawaan 2.

Faktor eksogen a. Riwayat kehamilan ibu: sebelumnya ikut program KB oral atau suntik,minum obat-obatan tanpa resep dokter, thalidmide, dextroamphetamine, aminopterin, amethopterin, jamu b.

Ibu menderita penyakit infeksi: rubella c. Pajanan terhadap sinar -X Para ahli berpendapat bahwa penyebab endogen dan eksogen tersebut jarang terpisah menyebabkan penyakit jantung bawaan. Apapun sebabnya, pajanan terhadap faktor penyebab harus ada sebelum akhir bulan kedua kehamilan, oleh karena pada minggu ke delapan kehamilan pembentukan jantung janin sudah selesai.

Pemeriksaan diagnostik 1. Pemeriksaan laboratorium Ditemukan adanya peningkatan hemoglobin dan hematokrit Ht akibat saturasi oksigen yang rendah. Radiologis Sinar X pada thoraks menunjukkan penurunan aliran darah pulmonal, tidak ada pembesaran jantung.

Gambaran khas jantung tampak apeks jantung terangkat sehingga seperti sepatu. Tampak pula hipertrofi ventrikel kanan. Pada anak besar dijumpai P pulmonal 4. Kateterisasi Diperlukan sebelum tindakan pembedahan untuk mengetahui defek septum ventrikel multiple, mendeteksi kelainan arteri koronari dan mendeteksi stenosis pulmonal perifer.

Mendeteksi adanya penurunan saturasi oksigen, peningkatan tekanan ventrikel kanan, dengan tekanan pulmonalis normal atau rendah. Komplikasi 1. Trombosis pulmonal 2. CVA trombosis 3. Abses otak 4. Pengkajian keperawatan 1. Riwayat kehamilan: ditanyakan sesuai dengan yang terdapat pada etiologi faktor endogen dan eksogen yang mempengaruhi.

Riwayat tumbuh Biasanya anak cendrung mengalami keterlambatan pertumbuhan karena fatiq selama makan dan peningkatan kebutuhan kalori sebagai akibat dari kondisi penyakit. Kemungkinan mengalami masalah perkembangan b.

Pengalaman hospitalisasi sebelumnya 4. Pemeriksaan fisik a. Pada awal bayi baru lahir biasanya belum ditemukan sianotik,bayi tampak biru setelah tumbuh.

Clubbing finger tampak setelah usia 6 bulan. Anak akan sering Squatting jongkok setelah anak dapat berjalan, setelah berjalan beberapa lama anak akan berjongkok dalam beberapa waktu sebelum ia berjalan kembali.

Pada auskultasi terdengar bising sistolik yang keras didaerah pulmonal yang semakin melemah dengan bertambahnya derajat obstruksi f. Bunyi jantung I normal. Sedang bunyi jantung II tunggal dan keras. Bentuk dada bayi masih normal, namun pada anak yang lebih besar tampak menonjol akibat pelebaran ventrikel kanan h. Ginggiva hipertrofi,gigi sianotik 5. Pengetahuan anak dan keluarga: a. Pemahaman tentang diagnosis. Regimen pengobatan d.

Rencana perawatan ke depan e. Kesiapan dan kemauan untuk belajar B. Tatalaksana pasien tetralogi fallot Pada penderita yang mengalami serangan sianosis maka terapi ditujukan untuk memutus patofisiologi serangan tersebut, antara lain dengan cara: 1.

Posisi lutut ke dada agar aliran darah ke paru bertambah 2. Oksigen dapat diberikan, walaupun pemberian disini tidak begitu tepat karena permasalahan bukan karena kekuranganoksigen, tetapi karena aliran darah ke paru menurun.

Dengan usaha diatas diharapkan anak tidak lagi takipnea, sianosis berkurang dan anak menjadi tenang. Bila hal ini tidak terjadi dapat dilanjutkan dengan pemberian: 5. Obat ini bekerja meningkatkan resistensi vaskuler sistemik dan juga sedatif 7. Penambahan volume cairan tubuh dengan infus cairan dapat efektif dalam penganan serangan sianotik. Penambahan volume darah juga dapat meningkatkan curah jantung, sehingga aliran darah ke paru bertambah dan aliran darah sistemik membawa oksigen ke seluruh tubuh juga meningkat.

Lakukan selanjutnya 1. Bila ada defisiensi zat besi segera diatasi 3. Hindari dehidrasi C. Diagnosa keperawatan Setelah pengumpulan data, menganalisa data dan menentukan diagnosa keperawatan yang tepat sesuai dengan data yang ditemukan, kemudian direncanakan membuat prioritas diagnosa keperawatan, membuat kriteria hasil, dan intervensi keperawatan. Gangguan pertukaran gas b. Penurunan kardiak output b.

Gangguan perfusi jaringan b. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan b. Intoleransi aktifitas b. Koping keluarga tidak efektif b. Risti gangguan perfusi jaringan serebral b. Rencana keperawatan 1. Penurunan kardiac output b. Fc paed sa part ii apr. Knee-chest position - Peripheral resistance O2 - Pulmonary pressure. Download our tetralogy of fallot pathophysiology eBooks for free and learn more about tetralogy of fallot pathophysiology.

These books contain exercises and tutorials to improve your practical skills, at all levels! Tetralogi fallot TF adalah kelainan jantung bawaan dengan gangguan sianosis yang ditandai dengan kombinasi 4 hal yang abnormal meliputi defek septum ventrikel, stenosis pulmonal, overriding aorta, dan hipertrofi ventrikel kanan.

Buku Ajar Kardiologi Anak, Derajat stenosis pulmonal sangat menentukan gambaran kelainan; pada obstruksi ringan tidak terdapat sianosis, sedangkan pada obstruksi berat sianosis terlihat sangat nyata. Pada klien dengan TF, stenosis pulmonal menghalangi aliran darah ke paru-paru dan mengakibatkan peningkatan ventrikel kanan sehingga terjadi hipertropi ventrikel kanan.

Sehingga darah kaya CO2 yang harusnya dipompakan ke paru-paru berpindah ke ventrikel kiri karena adanya celah antara ventrikel kanan akibat VSD ventrikel septum defek , akibatnya darah yang ada di ventrikel kiri yang kaya akan O2 dan akan dipompakan ke sirkulasi sistemik bercampur dengan darah yang berasal dari ventrikel kanan yang kaya akan CO2. Aminopterin, amethopterin, jamu. Para ahli berpendapat bahwa penyebab endogen dan eksogen tersebut jarang terpisah menyebabkan penyakit jantung bawaan.

Ia merupakan suara tambahan atau tidak biasa yang dapat didengar pada denyut jantung si bayi. Kebanyakan bayi yang menderita tetaralogy of fallot mempunyai suara murmur jantung. Cyanosis adalah suatu keadaan di mana pada sirkulasi bayi kekurangan darah yang telah mengalami oksigenasi sehingga dapat timbul dengan kulit, kuku, serta bibir yang pucat.

Ini dikenal dengan istilah right-to-left shunt. Hal ini sering mengakibatkan kulit bayi menjadi pucat dan terlihat biru. Apabila Tetralogy of fallot tidak ditangani pada jangka waktu yang panjang, maka akan mengakibatkan hipertrofi ventricle kanan progressive dan dilatasi berhubung dengan resistensi yang meningkat pada ventricle kanan.

Hal ini dapat menyebabkan DC kanan yang bisa berakhir dengan kematian. Proses pembentukan jantung pada janin mulai terjadi pada hari ke usia kehamilan. Pada minggu ke-3 jantung hanya berbentuk tabung yang disebut fase tubing. Mulai akhir minggu ke-3 sampai minggu ke-4 usia kehamilan, terjadi fase looping dan septasi, yaitu fase dimana terjadi proses pembentukan dan penyekatan ruang-ruang jantung serta pemisahan antara aorta dan arteri pulmonalis.

Pada minggu ke-5 sampai ke-8 pembagian dan penyekatan hampir sempurna. Akan tetapi, proses pembentukan dan perkembangan jantung dapat terganggu jika selama masa kehamilan terdapat faktor-faktor resiko. Kesalahan dalam pembagian Trunkus dapat berakibat letak aorta yang abnormal overriding , timbulnya penyempitan pada arteri pulmonalis, serta terdapatnya defek septum ventrikel.

Dengan demikian, bayi akan lahir dengan kelainan jantung dengan empat kelainan, yaitu defek septum ventrikel yang besar, stenosis pulmonal infundibuler atau valvular, dekstro posisi pangkal aorta dan hipertrofi ventrikel kanan. Derajat hipertrofi ventrikel kanan yang timbul bergantung pada derajat stenosis pulmonal. Selebihnya adalah stenosis pulmonal perifer. Hubungan letak aorta dan arteri pulmonalis masih di tempat yang normal, overriding aorta terjadi karena pangkal aorta berpindah ke arah anterior mengarah ke septum.

Derajat overriding ini bersama dengan defek septum ventrikel dan derajat stenosis menentukan besarnya pirau kanan ke kiri. Counter strike.

ECONOMIA PARA PRINCIPIANTES ALEJANDRO GARVIE PDF

Tatalaksana Pasien Tetralogi Fallot

September August RSS Feed. Penyakit Tetralogy Fallot Pengertian Patofisiologi Patofisiologi Anemia Tetralogi fallot merupakan penyakit jantung bawaan yang paling sering ditemukan yang ditandai dengan sianosis sentral akibat adanya pirau kanan ke kiri. Pengertian Tetralogi fallot TF adalah kelainan jantung dengan gangguan sianosis yang ditandai dengan kombinasi 4 hal yang abnormal meliputi defek septum ventrikel, stenosis pulmonal, overriding aorta, dan hipertrofi ventrikel kanan. Komponen yang paling penting dalam menentukan derajat beratnya penyakit adalah stenosis pulmonal dari sangat ringan sampai berat. Stenosis pulmonal bersifat progresif, makin lama makin berat. Etiologi Pada sebagian besar kasus, penyebab penyakit jantung bawaa tidak diketahui secara pasti.

DIAGNOSTICO GENETICO PREIMPLANTACIONAL PDF

ASKEP EMBOLI PARU, EDEMA PARU, KOR PULMONAL

Patofisiologi TOF Bila pada bayi dapat kita jumpai asianosis itu dapat disebabkan aliran ventrikel left to-right shunt sehingga volume darah di ventrikel kanan meningkat dan akhirnya menyebabkan kontraksi yang meningkat pada ventrikel kanan ventrikel kanan hipertropi. Figure 1 Physiology of the tetralogy of Fallot. Circled numbers represent oxygen saturation values. Atrial mixed venous oxygen saturation is decreased because of the systemic hypoxemia. Two liters flows through the right ventricular outflow tract into the lungs, whereas 1 L shunts right to left through the ventricular septal defect VSD into the ascending aorta. Thus, pulmonary blood flow is two thirds normal Qp : Qs [pulmonary-to-systemic blood flow ratio] of 0.

CASTE IN INDIAN POLITICS BY RAJNI KOTHARI PDF

Patofisiologi TOF

Tetralogy of Fallot atau TOF adalah gangguan pada bayi yang disebabkan oleh kombinasi empat saat lahir. TOF memengaruhi struktur jantung, sehingga menyebabkan darah yang dipompa jantung ke seluruh tubuh tidak mengandung cukup oksigen. TOF termasuk kondisi langka, terjadi pada 1 dari kelahiran, dan baru terdeteksi setelah bayi lahir. Oksigen yang dihirup melalui proses pernapasan akan terlarut ke dalam darah di dalam pembuluh darah vena paru-paru. Darah yang telah diperkaya oksigen tersebut akan masuk ke serambi atrium kiri jantung, lalu diteruskan ke bilik ventrikel kiri melalui katup yang dinamakan katup mitral. Setelah ventrikel kiri penuh oleh darah, katup mitral akan menutup untuk mencegah darah kembali ke atrium kiri. Saat ventrikel kiri berkontraksi, darah yang telah diperkaya oksigen tadi akan dialirkan ke seluruh tubuh melalui katup aorta dan pembuluh darah aorta sendiri.

Related Articles