MAKALAH DISTOSIA BAHU PDF

Posting Komentar. Covid atau biasa kita dengar dengan sebutan corona virus ,merupakan suatu virus yang penularan nya melalui sentuhan antara Pengertian Distosia. Distosia adalah persalinan yang panjang, sulit atau abnormal yang timbul akibat berbagai kondisi yang berhubungan dengan lima factor persalinan. Bobak, : Distosia adalah persalinan yang sulit.

Author:Kazrajas Tojar
Country:Oman
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):7 April 2008
Pages:251
PDF File Size:15.85 Mb
ePub File Size:2.46 Mb
ISBN:523-4-55951-764-4
Downloads:84939
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dorn



This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 3, Pages: Preview Full text. BAB I. Serta persalinan abnormal merupakan persalinan pervaginam dengan bantuan alat-alat maupun melalui dinding perut dengan operasi caesarea.

Setelah kelahiran kepala, akan terjadi perputaran lagi paksi luar yang menyebabkan kepala berada pada sumbu normal dengan tulang belakang. Bahu pada umumnya akan berada pada sumbu miring oblique dibawah rambut pubis. Dorongan saat ibu mengedan akan menyebabkan bahu depan anterior berada dibawah pubis. Bila bahu gagal untuk mengadakan putaran menyesuaikan dengan sumbu miring panggul dan tetap berada pada posisi anterior posterior, pada bayi yang besar akan terjadi benturan bahu depan terhadap simfisis.

Distosia bahu terutama disebabkan oleh deformitas panggul, kegagalan bahu untuk melipat kedalam panggul misalnya pada makrosomia disebabkan oleh fase aktif dan persalinan kala II yang pendek pada multipara sehingga kepala yang terlalu cepat menyebabkan bahu tidak melipat pada saat melalui jalan lahir atau kepala telah melalui pintu tengah panggul setelah mengalami pemanjangan kala II sebelum bahu berhasil melipat masuk kedalam panggul.

Janin besar adalah bila berat badan melebihi dari gram. Pernah dilaporkan berat bayi lahir pervaginam 10,8 — 11,3 Kg Lewellpyn, Angka kejadian distosia bahu tergantung pada kriteria diagnosa yang digunakan. Salah satu kriteria diagnosa distosia bahu adalah bila dalam persalinan pervaginam untuk melahirkan bahu harus dilakukan maneuver khusus seperti traksi curam bawah dan episiotomi. Apa yang dimaksud dengan distosia bahu?

Apa penyebab dari distosia bahu? Bagaimana tanda dan gejala dari distosia bahu? Bagaimana patofisiologi distosia bahu? Apa saja komplikasi yang dapat terjadi dari distosia bahu?

Bagaimana prognosis yang terjadi pada distosia bahu? Bagaimana pemeberian asuhan keperawatan pada distosia bahu? Secara umum, persalinan yang abnormal sering terjadi apabila terdapat disproporsi antara bagian presentasi janin dan jalan lahir. Kelainan persalinan ini adalah konsekuensi empat kelainan yang dapat berdiri sendiri atau berkombinasi: a. Cunningham, Gary: Antonim bahasa Yunani untuk eutosia, atau persalinan normal adalah distosia yang menandakan persalinan yang abnormal atau sulit.

Distosia didefinisikan sebagai persalinan yang panjang, sulit atau abnormal yang timbul akibat berbagai kondisi yang berhubungan dengan lima faktor persalinan. Bobak: Bahu merupakan bagian terbawah janin dan abdomen cenderung melebar dari satu sisi kesisi yang lain sehingga tidak teraba bagian terbawah anak pada pintu atas panggul menjelang persalinan.

Bila pasien berada pada persalinan lanjut setelah ketuban pecah, bahu dapat terjepit kuat di bagian atas pelvis dengan satu tangan atau 3 lengan keluar dari vagina.

Presentasi bahu terjadi bila poros yang panjang dari janin tegak lurus atau pada sudut akut panjangnya poros ibu, sebagaimana yang terjadi pada letak melintang. Presentasi bahu disebabkan paritas tinggi dengan dinding abdomen dan otot uterus kendur, prematuritas, obstruksi panggul. Distosia bahu merupakan kelahiran kepala janin dengan bahu anterior macet diatas sacral promontory karena itu tidak bisa lewat masuk ke dalam panggul, atau bahu tersebut bisa lewat promontorium, tetapi mendapat halangan dari tulang sacrum tulang ekor.

Lebih mudahnya distosia bahu merupakan kejadian dimana tersangkutnya bahu janin dan tidak dapat dilahirkan setelah kepala janin dilahirkan. Klasifikasi Distosia 1. Distosia karena kelainan tenaga 2. Distosia karena kelainan letak serta bentuk janin.

Distosia karena kelainan panggul 4. Distosia karena kelainan traktus genitalis Hanifah, Pada proses persalinan normal kepala lahir melalui gerakan ekstensi. Namun, pada distosia bahu kepala akan tertarik kedalam dan tidak dapat mengalami putar paksi luar yang normal.

Ukuran kepala dan bentuk pipi menunjukkan bahwa bayi gemuk dan besar. Begitu juga dengan postur tubuh parturien yang biasanya juga mengalami obesitas.

Usaha untuk melakukan putar paksi luar, fleksi lateral dan traksi tidak berhasil melahirkan bahu. Kepala janin telah lahir namun masih erat berada di vulva 5.

Dagu tertarik dan menekan perineum 6. Tanda kepala kura-kura yaitu penarikan kembali kepala terhadap perineum sehingga tampak masuk kembali ke dalam vagina. Persalinan disfungsional akibat kontraksi uterus yang tidak efektif atau akibat upaya mengedan ibu kekuatan atau powers. Perubahan struktur pelvis jalan lahir atau passage. Walaupun kekuatan gaya ekspulsifnya mungkin normal, memiliki kelainan struktur atau karakter jalan lahir yang menimbulkan hambatan mekanis terhadap turunnya bagian terbawah janin yang tidak teratasi 3.

Sebab-sebab pada janin, meliputi kelainan presentasi atau kelainan posisi, bayi besar, dan jumlah bayi penumpang atau passengers 4. Posisi ibu selama persalinan dan melahirkan 5. Respon psikologis ibu terhadap persalinan yang berhubungan dengan pengalaman, persiapan, budaya dan warisannya, serta sistem pendukung. Penyebab dari distosia bahu disebabkan oleh deformitas panggul, kegagalan bahu untuk melipat ke dalam panggul misalnya pada makrosomia yang disebabkan oleh fase aktif dan persalinan kala II yang pendek pada multipara sehingga penurunan kepala yang terlalu cepat menyebabkan bahu tidak melipat pada saat melalui jalan lahir atau kepala telah melalui pintu tengah panggul setelah mengalami pemanjangan kala II sebelah bahu berhasil melipat masuk ke dalam panggul.

Dorongan pada saat ibu meneran akan meyebabkan bahu depan anterior berada di bawah pubis, bila bahu gagal untuk mengadakan putaran menyesuaikan dengan sumbu miring dan tetap berada pada posisi anteroposterior, pada bayi yang besar akan terjadi benturan bahu depan terhadap simfisis sehingga bahu tidak bisa lahir mengikuti kepala. Kesukaran dapat terjadi karena kepala yang besar atau kepala yang lebih keras pada post maturitas tidak dapat memasuki pintu atas panggul atau karena bahu yang lebar sulit melalui rongga panggul.

Bahu yang lebar selain dijumpai pada janin besar juga dijumpai pada anensefalus. Apabila kepala anak sudah lahir tetapi kelahiran bagian-bagian lain macet karena lebarnya bahu, janin dapat meninggal akibat asfiksia.

Infeksi intrapartum Infeksi adalah bahaya serius yang mengancam ibu dan janinnya pada partus lama, terutama bila disertai pecahnya ketuban. Pneumonia pada janin, akibat aspirasi cairan amnion yang terinfeksi adalah konsekuensi serius lainnya. Pemeriksaan serviks dengan jari tangan akan memasukkan bakteri vagina ke dalam uterus. Pemeriksaan ini harus dibatasi selama persalinan, terutama apabila dicurigai terjadi distosia. Ruptur uteri Penipisan abnormal segmen bawah uterus menimbulkan bahaya serius selama partus lama, terutama pada wanita dengan paritas tinggi dan pada mereka dengan riwayat seksio sesaria.

Apabila disproporsi antara kepala janin dan panggul sedemikian besar sehingga kepala tidak cakap dan tidak terjadi penurunan, segmen bawah uterus menjadi sangat terengang yang kemudian dapat menyebabkan ruptur. Cincin retraksi patologis Cincin ini sering timbul akibat persalianan yang terhambat, disertai peregangan dan penipisan berlebihan segmen bawah uterus. Pada situasi semacam ini, cincin dapat terlihat jelas sebagai suatu indentasi abdomen dan menandakan ancaman akan rupturya segmen bawah uterus.

Pembentukan fistula Apabila bagian terbawah janin menekan kuat ke pintu atas panggul tetapi tidak maju untuk jangka waktu yang cukup lama, bagian jalan lahir yang terletak di antaranya dan dinding panggul dapat mengalami tekanan yang berlebihan. Karena gangguan sirkulasi, dapat terjadi nekrosis yang akan jelas dalam beberapa hari setelah melahirkan dengn munculnya fistula vesikovaginal, vesikoservikal atau rektovaginal. Cedera otot dasar panggul Saat pelahiran bayi, dasar panggul mendapat tekanan langsung dari kepala janin serta tekanan ke bawah akibat upaya mengejan ibu.

Gaya-gaya ini meregangkan dan melebarkan dasar panggul sehingga terjadi perubahan fungsional dan anatomis di otot, saraf dan jaringan ikat. Efek pada janin Apabila panggul sempit dan juga terjadi ketuban pecah lama serta infeksi intrauterus, risiko janin dan ibu akan muncul infeksi intrapartum bukan saja merupakan penyulit yang serius pada ibu, tetapi juga merupakan penyebab penting kematian dan neonates. Hal ini disebabkan karena bakteri di dalam cairan amnion menembus amnion dan menginvasi desidua serta pembuluh korion, sehingga terjadi bakterimia pada ibu dan janin.

Pneumoni janin, akibat aspirasi cairan amnion yang terinfeksi adalah konsekuensi serius lainnya. Hubungan antara kehamilan lewat waktu dengan distosia bahu tampaknya disebabkan karena banyak janin terus tumbuh setelah usia 42 minggu. Penyulit intrapartum yang dihubungkan dengan distosia bahu adalah pelahiran dengan forceps tengah serta persalinan kala satu dank ala dua yang memanjang. Manuver Mc.

Asisten melakukan tekanan suprapubic secara bersamaan panah vertikal. Tangan kanan penolong dibelakang bahu posterior janin. Bahu kemudian diputar derajat sehingga bahu anterior terbebas dari tepi bawah simfisis pubis. Tindakan ini untuk melakukan abduksi kedua bahu anak sehingga diameter bahu mengecil dan melepaskan bahu depan dari simfisis pubis. Simfisiotomi Untuk melebarkan jalan lahir sehingga bahu dapat lahir. Pengkajian Pada pengkajian terdapat data awal yakni pengkajian fisik dan pengkajian selanjutnya yang dapat memberikan informasi tentang frekuensi, lama dan intensitas kontraksi uterus, status serviks, denyut jantung janin, presentasi dan stasiun janin, serta status membran.

Data laboratorium seperti pH kulit kepala, dapat mengidentifikasi distress janin, hasil ultrasonografi dapat mengidentifikasi masalah disfungsi persalinan potensial yang terkait dengan janin atau panggul ibu.

Seluruh pengkajian ini membantu identifikasi akurat diagnose keperawatan yang potensial dan actual, yang berhubungan dengan distosia dan gangguan pada ibu janin. Pada pengkajian dibedakan menjadi: 1 Data Subjektif Data subjektif terdiri dari: a Identitas klien Identitas klien terdiri dari nama klien, usia, suku, pendidikan, agama, pekerjaan dan alamat b Keluhan utama klien Keluhan yang dirasakan pada ibu dan biasanya mengeluh rasa mulas dan nyeri pinggang c Pergerakan janin dalam 24 jam terakhir Ibu mengatakan masih merasakan gerakan janin, gerakan aktif sebanyak 20 kali dalam 24 jam d Makan dan minum terakhir 11 Mengetahui jumlah asupan nutrisi dan cairan yang terakhir ibu konsumsi, serta jenis nutrisi yang telah dikonsumsi e Pola eliminasi Mengetahui pola eliminasi pada ibu meliputi BAB dan BAK f Istirahat Mengetahui pola istirahat dan tidur, apakah ada gangguan dalam tidur.

Keadaan Umum, seperti tingkat kesadaran klien 2. Tanda-tanda vital: Tekanan darah, suhu, nafas, nadi 3. Inspeksi secara head to toe mulai dari rambut, muka, leher, telinga, mamae, perut, punggung dan pinggang serta ektremitas atas dan ekstremitas bawah 4. Palpasi: Lakukan palpasi dengan memberikan tindakan Leopold 1, Leopold 2, Leopold 3, dan Leopold 4 5.

Auskultasi: Mendengarkan denyut jantung janin DJJ di bagian bawah pusat sebelah kiri 6. Perkusi: Reflek patella 2. Diagnosa Keperawatan Diagnosa keperawatan yang potensial dan actual, yang dapat diidentifikasi pada wanita yang mengalami distosia ialah sebagai berikut: a Ansietas yang berhubungan dengan kemajuan persalinan yang lambat b Risiko tinggi infeksi yang berhubungan dengan kelahiran premature dan rupture ketuban atau berhubungan dengan prosedur operasi c Nyeri yang berhubungan dengan distosia dan prosedur obstetric d Risiko tinggi cidera janin yang berhubungan dengan gangguan pada janin e Risiko tinggi cedera maternal yang berhubungan dengan intervensi penanganan distosia 12 f Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan prosedur operasi g Gangguan rasa nyaman cemas berhubungan dengan ancaman yang nyata atau potensial terhadap diri sendiri dan janin 3.

Kaji tingkat ansietas b. Berikan rasa nyaman pada klien c. Singkirkan stimulasi yang berlebihan d. Dorong klien untuk mengungkapkan perasaannya e. Pahami perasaan klien terhadap situasi stress f. Minta suami atau keluarga untuk mendampingi selama proses persalinan untuk memberikan keamanan dan mengurangi rasa takut g. Kaji tanda dan gejala terjadinya infeksi b.

BROTHER MFC 685CW SCAN TO PDF

Distosia bahu

Descubra todo lo que Scribd tiene para ofrecer, incluyendo libros y audiolibros de importantes editoriales. Distosia adalah persalinan yang sulit ditandai adanya hambatan kemajuan dalam persalinan. Obesitas ibu pertambahan berat badan yang berlebihan Bayi berukuran besar Riwayat saudara kandung yang besar dan diabetes pada ibu Hakimi, Pada proses persalinan normal kepala lahir melalui gerakan ekstensi. Pada distosia bahu kepala akan tertarik kedalam dan tidak dapat mengalami putar paksi luar normal. Ukuran kepala dan bentuk pipi menunjukkan bahwa bayi g emuk dan besar.

FROM LOWBROW TO NOBROW PDF

Ppt Distosia Bahu

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 3, Pages: Preview Full text. BAB I.

GIOVANNI SARTORI TEORIA DEMOKRACJI PDF

82533137-DISTOSIA-BAHU.pptx

Distosia atau persalinan macet , terjadi ketika uterus berkontraksi dengan normal, namun bayi belum juga keluar dari panggul selama persalinan karena jalan keluar terhalangi. Komplikasi pada bayi di antaranya tidak mendapat oksigen yang cukup hingga menyebabkan kematian. Hal ini meningkatkan risiko ibu terkena infeksi , ruptur uteri , atau perdarahan pasca persalinan. Persalinan macet disebabkan oleh persalinan memanjang, ketika persalinan kala satu fase aktif memanjang lebih dari 12 jam.

FRAGENKATALOG WAFFENSACHKUNDE PDF

Makalah Distosia Bahu

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore.

Related Articles